BIADAB BERADAB
Apa itu biadab? Bagaimana itu beradab?
Apa itu biadab? Bagaimana itu beradab?
Aku ingin bebas seperti burung di langit. Kerumitan hidup di dalam masyarakat membuatku takut. Aku tak ingin diwajibkan untuk bergantung pada seseorang, apalagi berada di bawahnya. Dari atas ke bawah, di dalam pengaturan pengaturan yang hirarkis, hanya satu kata yang dapat terdengar olehku:…
Biarkan aku berfantasi selama masturbasi ku
sementara bibir kalian bertaut
selama mulut ku menganga penuh cibir
Biarkan keringat ku meruah di senja nanti
hingga menemukan klimaksnya
Setelah hibernasi yang tak berkesudahan
di pagi hari
Biarkanlah
Amorfati
Biarkan
One Of INDONESIA GOVERNMENT Victim, Who SUPPORT NEO-LIBERALISM And WAS A CAPITALIST LACKEY.
Born on November 12nd 1989, Sondang Hutagalung was a final level student of Bung Karno University.
A young activist of human rights defender.
He burned himself in front of (one of) Indonesia presidential palace (Istana Merdeka, Jakarta), December 7th 2011.
Died on December 10th 2011, 05.45 PM, coincide with Human Rights Day.
He died after dying for 3 days in the hospital. 
He burned himself consciously and planned, same as a Buddhist monk in Vietnam with his self-immolation, same as Mohammed Boauzizi in Tunis, same as Chun Tae-il in South Korea.
Before Sondang burned himself, he shouted:
“SENT DOWN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO….!!!”
Ps: This is a video when Sondang Hutagalung protested in commemoration 13 years of Trisakti Tragedy → click
Reference: http://www.facebook.com/notes/sherr-rinn/pengorbanan-terbaik-manusia-indonesia/10150453597760982